Postingan

Menampilkan postingan dengan label Permasalahan Thaharah

SETELAH MANDI WAJIB APAKAH MASIH PERLU BERWUDHU

Setelah kita mandi wajib, apakah masih perlu berwudhu? Jawaban: Seseorang yang ingin mengerjakan shalat setelah melaksanakan mandi junub secara syar’i, sebagaimana yang dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak wajib berwudhu lagi. Alasannya, apabila seseorang bersuci dari hadats besar, maka otomatis dia juga bersuci dari hadats kecil yang mengenainya. عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَغْتَسِلُ وَيُصَلّ...

TAYAMUM DI PESAWAT

Tidak Sah Tayamum di Pesawat? Tayamum di Pesawat Bolehkah tayamum dengan dinding kabin atau jok pesawat? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Al-Quran menyebutkan bahwa media yang bisa digunakan untuk tayamum adalah sha’id. Allah berfirman, فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا “Jika kalian tidak menjumpai air, lakukanlah tayammum dengan menggunakan sha’id yang suci.” (QS. An-Nisa: 43). Makna kata sha’id secara bahasa adalah permukaan bumi. Az-Zajjaj dalam tafsirnya mengatakan, لا أعلم بين أهلِ اللغ...

MANDI WAJIB KETIKA SAKIT

Mandi Wajib Ketika Sakit Tayamum Atau Mandi Wajib Ketika Sakit? Assalamu alaikum ustadz. apabila seseorang tdk bisa mandi wajib krn sakit, tapi dia bisa berwudhu, apakah dia berwudhu atau bertayammum? Syukran. Dari Muhammad Salim via Tanya Ustadz for Android Jawaban: Wa alaikumus salam wa rahmatullah Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Allah berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْ...

PENGGANTI MANDI JUNUB BAGI ORANG SAKIT

Pengganti Mandi Junub Bagi Orang Yang Sakit TANYA: Apabila suami istri pada malam hari berhubungan, otomatis keduanya harus mandi junub. Bagaima tata cara mandi junub apabila salah satu dari suami/istri punya penyakit asma, sedangkan pada saat subuh udara terasa dingin dan di khawatirkan punya asma bisa kambuh… Apakah salah satu dari suami/istri mandi saat hendak sholat subuh pada waktunya ataukah ada keringanan bagi yang punya sakit asma. Keringanan yang dimaksud adalah yang punya sakit asma membersihkan kemudian wudhu kemudian sholat dan mandi junubnya pada saat udara tidak dingin lagi. Ataukah yang punya sakit asma wajib mandi sebelum sholat subuh. Jazakallah khair atas jawabannya. (Pertanyaan dari Makassar). JAWABAN: Ketika seseorang junub dan dia tidak bisa menggunakan air dingin karena sakit yang dideritanya, bila dia tetap memaksakan mandi maka akibatnya akan menambah derita sakitnya, kalau keadaannya seperti itu maka jangan dia mandi sehingga dia tidak termasuk dari ...

TATA CARA MANDI JUNUB DAN MANDI HAID

Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub Setelah selesai haidh kita harus bersuci dengan cara yang lebih dikenal dengan sebutan mandi haid Haid adalah salah satu najis yang menghalangi wanita untuk melaksanakan ibadah sholat dan puasa (pembahasan mengenai hukum-hukum seputar haidh telah disebutkan dalam beberapa edisi yang lalu), maka setelah selesai haidh kita harus bersuci dengan cara yang lebih dikenal dengan sebutan mandi haid. Agar ibadah kita diterima Allah maka dalam melaksanakan salah satu ajaran islam ini, kita harus melaksanakannya sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan Rasulullah telah menyebutkan tata cara mandi haid dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa Asma’ binti Syakal Radhiyallahu ‘Anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallamtentang mandi haidh, maka beliau bersabda: تَأْخُذ...

MEMBACA BASMALAH SEBELUM TAYAMUM

Membaca Basmalah Sebelum Tayamum Apakah dianjurkan membaca basmalah ketika tayamum? Jika dianjurkan, kapan itu dilakukan? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Jumhur ulama – hanafiyah, malikiyah, syafiiyah, dan hambali – menganjurkan untuk membaca basmalah sebelum tayamum. Dan itu dilakukan sebelum menepukkan kedua tangan di media tayamum. Kita akan simak keterangan yang mewakili masing-masing madzhab, [1] Keterangan dalam madzhab hanafi, Dalam al-Jauharah an-Nirah – kitab madzhab hanafiyah – dinyatakan, وسنة التيمم أن يسمي الله تعالى قبل الضرب.. Sunah tayammum adalah membaca basmalah sebelum menepukkan kedua tangan… (al-Jauharah an-Nirah, 1/22). [2] Keterangan dalam madzhab Malikiyah, Dalam Hasyiyah al-Adawi ...

ISTINJA' DAN ISRIJMAR

Istinja' dan Istijmar Bahwasanya aku berada di sekolah sehari penuh. Maka sewaktu aku masuk ke kamar kecil (WC) karena hadats, aku dapati airnya habis dan aku tak bisa pulang ke rumah untuk istinja'. Bolehkah aku berwudhu dan shalat atau aku tinggalkan shalat lalu aku menggantinya di lain waktu? Published Date: 2014-04-09 Alhamdulillah Jika seseorang buang hajat, maka ia wajib membersihkan dirinya dari najis. Baik itu dengan menggunakan air, dan ini yang utama dan sempurna. Atau dengan yang selainnya, seperti tissue kering, kain, batu dan yang semisal dengan itu yang dapat menghilangkan najis. Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: Manusia buang hajat, tak lepas dari salah satu dari tiga keadaan: 1.    Beristinja' dengan air. Dan ini hukumnya boleh. Dalilnya adalah hadits Anas radhiallahu 'anhu, ia berkata: "Nabi shallallahu alaihi wa sallam suatu ketika buang hajat, lalu aku dan seorang pemuda lain di dekatku mengambilkan bejana berisi...

HIDUP BERSIH DENGAN SUNNAH FITRAH

Hidup Bersih dengan Sunnah Fitrah (1) Bersih Ketiak Hukum Mencukur Rambut Kemaluan Rumaysho Merawat Rambut Di Tubuh Rumaysho Menotong Bulu Kemaluan Rumasyho Saudaraku yang semoga selalu mendapatkan taufik Allah. Sesungguhnya agama Islam adalah agama yang sempurna dan telah mengatur berbagai macam perkara yang akan mendatangkan kebaikan bagi tiap hambanya. Di antaranya, agama ini telah mengajarkan kepada umatnya mengenai sunnah-sunnah fitrah. Sunnah-sunnah ini merupakan kebiasaan yang sudah dilakukan oleh orang-orang terdahulu. Allah tabiatkan pada manusia untuk melakukannya, cenderung kepadanya, menganggapnya sebagai suatu hal yang indah, dan meninggalkannya berarti telah bertolak belakang dengan fitrah manusia atau dapat dikatakan sebagai manusia tidak normal. Maka sangatlah baik sekali jika kita memperhatikan pembahasan berikut ini. Pengertian Sunnah Fitrah Sunnah Fitrah adalah suatu tradisi yang apabila dilakukan akan menjadikan pelakunya sesuai dengan tabi’at yang telah Al...

ISTRI MAHRAM?

BENARKAH ISTERI TERMASUK BUKAN MAHRAM Pertanyaan : Assalamu'alaikum, pak ustadz. Saya mau menanyakan apakah benar bahwa wanita yang telah menjadi isteri kita bukan muhrim kita sehingga jika kita bersentuhan dengannya dalam keadaan suci (berwudhu) maka batal wudhunya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawaban yang diberikan. Wassalamu'alaikum ***** Ungkapan bahwa isteri kita bukan mahram kita mungkin perlu diperjelas maksud dan pengertiannya. Mengingat istilah mahram yang digunakan dalam hubungan suami isteri berbeda hukumnya dengan istilah mahram sebagaimana umumnya. Misalnya, seorang laki-laki dengan wanita yang bukan mahramnya dilarang untuk berduaan (khalwat), sedangkan seorang suami justru boleh berdua-an, bahkan bersentuhan hingga melakukan hubungan suami isteri. Dari sisi ini saja sudah jelas bahwa hukum mahram antar keduanya berbeda. Mahram itu pada dasarnya bermakna wanita yang haram untuk dinikahi untuk selamanya. Misalnya ibu, nenek, saudara kandung,...

Mengeringkan Air Bekas Wudhu

Gambar
MENGERINGKAN ANGGOTA WUDU SETELAH BERWUDU Apakah dibolehkan mengeringkan anggota badan dengan handuk atau tissu setelah berwudu? Alhamdulillah Dibolehkan bagi seseorang, apabila hendak berwudu untuk mengeringkan anggota wudunya, karena asal hukum dari perbuatan ini adalah boleh. Ibnu Qudamah, rahimahullah , berkata dalam kitab Al-Mughni, 1/195, 'Tidak mengapa mengeringkan anggota badan yang basah karena wudu atau mandi dengan tissu. Inilah yang dikatakan oleh Imam Ahmad. Pendapat tentang dibolehkannya menggunakan tissu setelah berwudu dikatakan oleh Utsman, Al-Hasan bin Ali dan Anas, serta banyak ulama lainnya , dan pendapat inilah yang lebih benar, karena asal dari masalah ini adalah boleh.' Syekh Ibnu Utsaimin, rahimahullah pernah ditanya tentang hukum mengeringkan anggota wudu. Beliau menjawab, 'Mengeringkan anggota wudu tidak mengapa, karena asalnya adalah tidak ada larangan. Asal pada hal selain ibadah, baik berupa transaksi, perbuatan, benda-benda adalah halal...