Postingan

Menampilkan postingan dengan label Shalat Rawatib

SHALAT SUNNAH RAWATIB SETELAH ASHAR

Nabi Rutinkan Shalat Sunnah Badiyah Ashar Dua Rakaat Memang benar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa rutinkan shalat sunnah ba’diyah Ashar. Apakah jadi anjuran bagi kita umatnya? Baca keterangan dalam bahasan berikut ini. Kita sudah tahu ba’d ‘Ashar adalah waktu terlarang shalat sebagaimana keterangan dalam tulisan berikut ini. LIMA WAKTU TERLARANG UNTUK SHALAT   Namun … Ada riwayat yang menyebutkan, Aisyah radhiyallahu ‘anha menyatakan, مَا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ عِ...

JUMLAH SHALAT SUNNAH RAWATIB

* Jumlah Sholat Sunnah Rawatib * Telah shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau mengerjakan shalat rawatib sehari semalam sebanyak sepuluh raka’at dan selalu beliau rutinkan, Yaitu: dua raka’at sebelum Zhuhur, dua raka’at setelah Zhuhur, dua raka’at setelah Maghrib, dua raka’at setelah Isya’ dan dua raka’at sebelum Shubuh, sebagaimana diriwayatakan oleh Bukhari-Muslim dalam kedua kitab shahihnya dari hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma. Akan tetapi terdapat riwayat dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau tidak pernah meninggalkan shalat empat raka’at sebelum Zhuhur, sebagaimana diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam kitab shahihnya. Maka yang lebih afdhol, hendaklah seorang mukmin dan mukminah mengerjakan shalat empat raka’at sebelum Zhuhur, setelah itu mengerjakan shalat rawatib dua raka’at setelah Zhuhur, sebagaimana dijelaskan dalam hadits ‘Aisyah yang telah disebutkan. Seda...

TUNTUNAN SHALAT RAWATIB

Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-tathowwu’ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib. Dan sesungguhnya  at-tathowwu’  (ibadah sunnah) di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi  shallallahu ‘alaihi wasallam  senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim (tidak bepergian jauh). Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga saya (penulis) ingin menjelaskan sebagian dari hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas: 1. Keutamaan Sholat Rawatib Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata: saya menden...

SHALAT SUNNAH RAWATIB DIWAKTU DZUHUR

Shalat Sunnah Rawatib Di Waktu Zhuhur Janganlah luput dari amalan yang utama ini, wahai saudaraku. Dari Abdullah bin As Saib, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam biasa menunaikan shalat 4 rakaat (2 rakaat salam, 2 rakaat salam) setelah waktu zawal (matahari bergeser ke barat), sebelum shalat zhuhur (dilaksanakan). Beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Ini adalah waktu dibukakannya pintu langit. Aku suka jika amalan sholehku naik pada saat itu.  (HR. Tirmidzi no. 478. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Ahmad Syakir menshohihkan hadits ini) Hadits ini menunjukkan keutamaan shalat 4 rakaat sebelum zhuhur. Shalat ini biasa disebut pula dengan shalat zawal dan dia termasuk shalat rawatib qobliyah zhuhur. Seputar Shalat Sunnah Rawatib Zhuhur Shalat rawatib zhuhur dapat dikerjakan dengan 3 cara berikut. 1. Shalat 4 rakaat sebelum dan 4 rakaat sesudahnya. 2. Shalat 4 rakaat sebelum dan 2 rakaat sesudahnya. 3. Shalat 2 rakaat se...

TUNTUNAN SHALAT SUNNAH RAWATIB

Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-tathowwu’ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib. Dan sesungguhnya  at-tathowwu’  (ibadah sunnah) di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi  shallallahu ‘alaihi wasallam  senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim (tidak bepergian jauh). Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga saya (penulis) ingin menjelaskan sebagian dari hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas: 1. Keutamaan Sholat Rawatib Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendeng...

5 SHALAT SUNNAH YANG BISA DIRUTINKAN

5 Shalat Sunnah yang Bisa Dirutinkan Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Amalan yang terbaik adalah yang ajeg (kontinu) walau jumlahnya sedikit. Begitu pula dalam shalat sunnah, beberapa di antaranya bisa kita jaga rutin karena itulah yang dicintai oleh Allah. Apa saja amalan shalat sunnah tersebut? Berikut kami sebutkan keutamaannya, semoga membuat kita semangat untuk menjaga dan merutinkannya. Pertama: Shalat Sunnah Rawatib Mengenai keutamaan shalat sunnah rawatib diterangkan dalam hadits berikut ini. Ummu Habibah berkata bahwa ia mendengar Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَ...