Postingan

Menampilkan postingan dengan label Adab Makan

MAKAN DAN MINUM SAMBIL BERDIRI BOLEH

Boleh Makan dan Minum Sambil Berdiri Dalam masalah ini, sebagian orang bersikap terlalu keras. Demikian sikap kami pula di masa silam. Namun setelah mengkaji dan melihat serta menimbang dalil ternyata dapat disimpulkan bahwa minum dan makan sambil berdiri sah-sah saja, artinya boleh. Karena dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum sambil berdiri dan keadaan lain sambil duduk. Intinya, ada kelonggaran dalam hal ini. Tetapi afdholnya dan lebih selamat adalah sambil duduk. Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama dalam memandang dalil-dalil tersebut. Dalil Larangan Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, أَنَّ النَّبِىَّ -...

DOA KETIKA SENDAWA

Doa Ketika Sendawa Assalamu alaikum. Apa yang kita ucapkan ketika sendawa, baik itu karna kenyang atau sebab lain? dan bagaimana tentang balasan ucapan ketika seseorang mengucapkan Alhamdulillah…kemudian kita balas yarhamukallah…apakah ini berlaku khusus untuk orang bersin saja atau setiap orang yg mengucapkan Alhamdulillah. wassalam Dari: Dewi Khadijah Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Pertama, ada dua jenis dzikir yang perlu kita bedakan, 1. Dzikir mutlak, dzikir yang tidak terikat waktu dan tempat. Kita disyariatkan memperbanyak dzikir mutlak semacam ini, kapanpun, di manapun, selama tidak di tempat yang terlarang. Anda bisa membaca Laa ilaaha illallaah sebanyak yang bisa anda lakukan, atau membaca alhamdulillah, atau istighfar sesering yang anda bisa. 2. Dzikir muqayad, dzikir yang terikat waktu atau tempat tertentu. Misalnya, dzikir setelah shalat wajib, dzikir ketika hendak tidur, atau doa ketika masuk masj...

HADITS DHAIF : MAKAN SETELAH LAPAR, BERHENTI SEBELUM KENYANG

Gambar
Hadits Dhaif: Makan Setelah Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang By  dr. Raehanul Bahraen 31 July 2014         Terdapat hadits yang disandarkan kepada Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengenai ada seorang muslim dalam makan, yaitu jangan berlebihan makan sampai kenyang yang membuat malas dan merusak kesehatan. Hadits tersebut adalah, نحن قوم لا نأكل حتى نجوع وإذا أكلنا لا نشبع "Kita (kaum muslimin) adalah kaum yang hanya makan bila lapar dan berhenti makan sebelum kenyang “ Hadits ini dhaif, akan tetapi maknanya benar. Syaikh Abdul Aziz bin Baz  rahimahullah  berkata, هذا المعنى صحيح لكن السند فيه ضعيف. [يراجع في زاد المعاد والبداية لابن كثير]. وهذا ينفع الإنسان إذا كان يأكل على جوع أو حاجة، وإذا أكل لا يسرف في الأكل ، ويشبع الشبع الزائد، أما الشبع الذي لا يضر فلا بأس به “Maknanya benar, namun sanadnya dha’if, silakan merujuk ke kitab  Zaadul Ma’ad  dan  Al Bidayah Wan Nihayah . Bermanfaat bagi seseorang jika maka...

TERLALU KENYANG BIKIN MALAS IBADAH

Te rlalu Kenyang Bikin Malas Ibadah Memang betul, kadang ketika kenyang kita akan semakin malas dalam beraktivitas dan juga dalam ibadah. Ketika kenyang kita pun akan lebih senang untuk merebahkan badan untuk tidur daripada bergerak dan beraktivitas. Imam Syafi’i adalah di antara ulama yang memberi contoh pada kita agar bersikap sederhana dalam makan. Nasehat Imam Syafi’i  rahimahullah  yang kami maksud adalah sebagai berikut. Abu ‘Awanah Al Isfiroyaini berkata bahwa Ar Robi berkata bahwa ia mendengar Imam Asy Syafi’i berkata, ما شبعت منذ ست عشرة سنة إلا مرة، فأدخلت يدي فتقيأتها “Aku tidaklah pernah kenyang selama 16 tahun kecuali sekali. Ketika kenyang seperti itu aku memasukkan tanganku (dalam...